Senin, 31 Agustus 2015

Selamat Jalan Bapak Perdamaian



Selamat Jalan Bapak Perdamaian
            Nelson Mandela wafat dalam usia 95 tahun. Pria yang bernama kecil Rolihlala Mandela ini meninggal karena penyakit infeksi paru di kediamannya, Johannesburg, Afrika Selatan, pada 5 Desember 2013.

            Ucapan duka mengalir dari seluruh pelosok dunia atas kepergian pahlawan penentang apartheid dan mantan Presiden Afrika Selatan ini. Seluruh dunia bersedih atas kepergian seorang tokoh besar yang namanya melambung tinggi karena cita-cita serta perjuangannya untuk perdamaian dan keadilan pada awal abad ke-21.

             Mandela menjadi inspirasi dan nurani dunia bagi gerakan menentang diskriminasi. Dengan tegas, Mandela menolak dominasi kulit putih atau pun dominasi kulit hitam. Atas perjuangannya, Mandela tidak hanya meraih penghargaan bergengsi Nobel Perdamaian tahun 1993, tetapi juga kehormatan dan penghormatan luar biasa dari kalangan masyarakat dunia.
           
            Hampir 100 kepala negara menghadiri upacara penghormatan resmi yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Stadion FNB, Soweto, Afsel, 10 Desember 2013. Para pemimpin yangselama ini berbeda pendapat, berseberangan, atau bahkan telah bermusuhan selama puluhan tahun berada di panggung yang sama untuk memberikan penghormatan kepada Mandela. Tidak terkecuali Presiden AS, Barack Obama, dan Presiden Kuba, Raul
Castro. Dua pemimpin negara yang bermusuhan sejak era Perang Dingin itu bersalaman kemudian bersapa sambil tersenyum.

            Mandela dimakamkan dengan adat Xhosa di sebuah makam di Desa Qunu, tempat ia meghabiskan masa kecilnya, 15 Desember 2013. Pemakaman terletak di tanah luas keluarga yang dibangun Mandela setelah dibebaskan dari penjara tahun 1990. Mandela dipenjarakan oleh pemerintah rezim kulit putih yang rasial selama 27 tahun (1964-1990).

            Sebelumnya, jenazah disemayamkan selama tiga hari di Union Buildings di Pretoria, tempat dia dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan pada 1994.
1






No
Paragraph
Peristiwa
1
  Nelson Mandela wafat dalam usia 95 tahun. Pria yang bernama kecil Rolihlala Mandela ini meninggal karena penyakit infeksi paru di kediamannya, Johannesburg, Afrika Selatan, pada 5 Desember 2013.


Peristiwa yang diidentifikasi pada tahap orientasi
ini adalah Selamat jalan bapak perdamaian

Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah
Nelson mandela
Peristiwa yang dimaksud terjadi pada
 5 Desember 2013
Peristiwa tersebut terjadi  karena penyakit infeksi paru
Peristiwa tersebut terjadi di Johannesburg, Afrika selatan

2
Ucapan duka mengalir dari seluruh pelosok dunia atas kepergian pahlawan penentang apartheid dan mantan Presiden Afrika Selatan ini. Seluruh dunia bersedih atas kepergian seorang tokoh besar yang namanya melambung tinggi karena cita-cita serta perjuangannya untuk perdamaian dan keadilan pada awal abad ke-21.


Peristiwa yang dimaksud terjadi pada awal abad ke-21.
Peristiwa ini berawal atas kepergian pahlawan penentang apartheid dan mantan Presiden Afrika Selatan ini.
3
Mandela menjadi inspirasi dan nurani dunia bagi gerakan menentang diskriminasi. Dengan tegas, Mandela menolak dominasi kulit putih atau pun dominasi kulit hitam. Atas perjuangannya, Mandela tidak hanya meraih penghargaan bergengsi Nobel Perdamaian tahun 1993, tetapi juga kehormatan dan penghormatan luar biasa dari kalangan masyarakat dunia.

Peristiwa yang dimaksud terjadi pada 1993
Peristiwa ini terjadi karena Mandela menjadi inspirasi dan nurani dunia bagi gerakan menentang diskriminasi.
4
Hampir 100 kepala negara menghadiri upacara penghormatan resmi yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Stadion FNB, Soweto, Afsel, 10 Desember 2013. Para pemimpin yangselama ini berbeda pendapat, berseberangan, atau bahkan telah bermusuhan selama puluhan tahun berada di panggung yang sama untuk memberikan penghormatan kepada Mandela. Tidak terkecuali Presiden AS, Barack Obama, dan Presiden Kuba, Raul
Castro. Dua pemimpin negara yang bermusuhan sejak era Perang Dingin itu bersalaman kemudian bersapa sambil tersenyum.

Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah Presiden AS, Barack Obama, dan Presiden Kuba, Raul Castro.
Peristiwa yang dimaksud terjadi pada 10 Desember 2013
Peristiwa tersebut terjadi di Stadion FNB, Soweto, Afsel
Peristiwa ini terjadi karena Para pemimpin yang selama ini berbeda pendapat, berseberangan, atau bahkan telah bermusuhan selama puluhan tahun berada di panggung yang sama untuk memberikan penghormatan kepada Mandela.
5
Mandela dimakamkan dengan adat Xhosa di sebuah makam di Desa Qunu, tempat ia meghabiskan masa kecilnya, 15 Desember 2013. Pemakaman terletak di tanah luas keluarga yang dibangun Mandela setelah dibebaskan dari penjara tahun 1990. Mandela dipenjarakan oleh pemerintah rezim kulit putih yang rasial selama 27 tahun (1964-1990).

Peristiwa yang dimaksud terjadi pada 15 Desember 2013, 1990
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Qunu
6
Sebelumnya, jenazah disemayamkan selama tiga hari di Union Buildings di Pretoria, tempat dia dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan pada 1994.


Peristiwa yang dimaksud terjadi pada 1994.
Peristiwa tersebut terjadi di Union Buildings di Pretoria.

0 komentar:

Posting Komentar