This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 31 Agustus 2015

Penerima Hadiah Nobel



Penerima Hadiah Nobel

            Penghargaan Nobel dianugerahkan setiap tahun kepada ilmuwan yang telah melakukan penelitian luar biasa. Penghargaan diberikan kepada orang yang menemukan teknik atau peralatan yang baru, atau telah melakukan kontribusi luar biasa ke masyarakat. Saat ini Hadiah Nobel dianggap sebagai penghargaan tertinggi bagi orang yang mempunyai jasa besar kepada dunia.

            Penghargaan Nobel pertama kali diberikan berdasarkan wasiat Alfred Nobel, seorang industrialis Swedia yang telah menemukan dinamit. Ilmuwan ini terkejut melihat hasil penemuannya justru dimanfaatkan untuk tujuan yang merusak. Oleh sebab itulah dia
membuat wasiat.

            Pria kelahiran Swedia, 21 Oktober 1833 ini menandatangani wasiatnya di Swedish-Norwegian Club, Paris, pada 27 November 1895. Di dalam wasiat tersebut, Alfred menegaskan bahwa seluruh hartanya harus diinvestasikan dalam bentuk saham dan dipakai
untuk mendirikan sebuah yayasan, yang labanya setiap tahun dibagikan dalam bentuk penghargaan bagi orang yang dinilai berjasa besar terhadap kemanusiaan.

            Banyak pihak yang terkejut mengetahui isi wasiat tersebut, termasuk keluarganya. Kontroversi terus bergulir. Pro dan kontra terhadap isi wasiat terus terjadi, sehingga pemberian Hadiah Nobel baru bisa terlaksana lima tahun setelah Alfred Nobel wafat.

            Seremoni untuk penghargaan Nobel di bidang sastra, fisika, kimia, kedokteran, dan perdamaian pertama kali diadakan di Old Royal Academy of Music di Stockholm pada 1901. Sejak 1902, penghargaan ini secara formal dianugerahkan oleh Raja Swedia. Awalnya, Raja Oscar II tidak menyetujui pemberian penghargaan kepada orang asing. Namun, dia mengubah sikapnya setelah menyadari publisitas penghargaan tersebut terhadap negara
Swedia.

            Penghargaan Nobel dianugerahkan setiap tahunnya pada 10 Desember, yaitu tanggal wafatnya Alfred Nobel. Biasanya, nama calon penerima diumumkan pada bulan Oktober oleh komite dan institusi yang berwenang sebagai badan seleksi penerima penghargaan.

            Kategori penghargaan yang diberikan setiap tahun sejak 1901 untuk pencapaian dalam fisika ditentukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, kimia ditentukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, fisiologi atau kedokteran ditentukan oleh The Karolinska Institute, sastra ditentukan oleh The Swedish Academy, dan perdamaian ditentukan oleh sebuah komite yang ditunjuk oleh Norwegian Storting atau Parlemen Norwegia. Pada 1968, Sveriges Riksbank, Bank Swedia, menambah penghargaan dalam ilmu ekonomi. Ketegori ekonomi ini ditentukan oleh Royal Swedish Academy of Sciences.
No
Paragraph
Peristiwa
1
Penghargaan Nobel dianugerahkan setiap tahun kepada ilmuwan yang telah melakukan penelitian luar biasa. Penghargaan diberikan kepada orang yang menemukan teknik atau peralatan yang baru, atau telah melakukan kontribusi luar biasa ke masyarakat. Saat ini Hadiah Nobel dianggap sebagai penghargaan tertinggi bagi orang yang mempunyai jasa besar kepada dunia.1

Peristiwa yang diidentifikasi pada tahap orientasi
ini adalah Penerima penghargaan nobel

Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah
ilmuwan yang telah melakukan penelitian luar biasa.

Peristiwa yang dimaksud terjadi pada  setiap tahun


2
Penghargaan Nobel pertama kali diberikan berdasarkan wasiat Alfred Nobel, seorang industrialis Swedia yang telah menemukan dinamit. Ilmuwan ini terkejut melihat hasil penemuannya justru dimanfaatkan untuk tujuan yang merusak. Oleh sebab itulah dia
membuat wasiat.


Pelaku dalam peristiwa tersebut  Alfred Nobel.

Peristiwa tersebut terjadi karena  Ilmuwan ini terkejut melihat hasil penemuannya justru dimanfaatkan untuk tujuan yang merusak. Oleh sebab itulah dia
membuat wasiat.

3
Pria kelahiran Swedia, 21 Oktober 1833 ini menandatangani wasiatnya di Swedish-Norwegian Club, Paris, pada 27 November 1895. Di dalam wasiat tersebut, Alfred menegaskan bahwa seluruh hartanya harus diinvestasikan dalam bentuk saham dan dipakai
untuk mendirikan sebuah yayasan, yang labanya setiap tahun dibagikan dalam bentuk penghargaan bagi orang yang dinilai berjasa besar terhadap kemanusiaan.

Pelaku dalam peristiwa tersebut  Alfred Nobel.
Peristiwa yang dimaksud terjadi di  Swedish-Norwegian Club, Paris.
Peristiwa tersebut terjadi pada 27 November 1895.

4.
Banyak pihak yang terkejut mengetahui isi wasiat tersebut, termasuk keluarganya. Kontroversi terus bergulir. Pro dan kontra terhadap isi wasiat terus terjadi, sehingga pemberian Hadiah Nobel baru bisa terlaksana lima tahun setelah Alfred Nobel wafat.


5.
Seremoni untuk penghargaan Nobel di bidang sastra, fisika, kimia, kedokteran, dan perdamaian pertama kali diadakan di Old Royal Academy of Music di Stockholm pada 1901. Sejak 1902, penghargaan ini secara formal dianugerahkan oleh Raja Swedia. Awalnya, Raja Oscar II tidak menyetujui pemberian penghargaan kepada orang asing. Namun, dia mengubah sikapnya setelah menyadari publisitas penghargaan tersebut terhadap negara
Swedia.

Peristiwa itu terjadi  pertama kali diadakan di Old Royal Academy of Music di Stockholm.
Peristiwa tersebut terjadi pada 1901.

6.
Penghargaan Nobel dianugerahkan setiap tahunnya pada 10 Desember, yaitu tanggal wafatnya Alfred Nobel. Biasanya, nama calon penerima diumumkan pada bulan Oktober oleh komite dan institusi yang berwenang sebagai badan seleksi penerima penghargaan.
Peristiwa ini terjadi pada 10 Desember
7.
Kategori penghargaan yang diberikan setiap tahun sejak 1901 untuk pencapaian dalam fisika ditentukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, kimia ditentukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, fisiologi atau kedokteran ditentukan oleh The Karolinska Institute, sastra ditentukan oleh The Swedish Academy, dan perdamaian ditentukan oleh sebuah komite yang ditunjuk oleh Norwegian Storting atau Parlemen Norwegia. Pada 1968, Sveriges Riksbank, Bank Swedia, menambah penghargaan dalam ilmu ekonomi. Ketegori ekonomi ini ditentukan oleh Royal Swedish Academy of Sciences.Bahasa Indonesia

Peristiwa itu terjadi  setiap tahun sejak 1901.

Sejarah Hari Buruh



Sejarah Hari Buruh

      Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati setiap 1 Mei. Di beberapa negara, Hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh. Hari Buruh ini lahir dari rentetan perjuangan kelas pekerja. Pada 1886, terjadi demonstrasi kaum buruh Amerika Serikat yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja. Federation of Organized Trades and Labor Unions akhirnya menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh yang diperingati oleh kaum buruh seluruh dunia. Penetapan ini dilakukan untuk memperingati momen tuntutan delapan jam kerja sehari dan juga memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut.
            Tuntutan kaum buruh ini bermula sejak era industri di awal abad ke-19. Perkembangan kapitalisme industri menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara kapitalis Barat. Di Amerika Serikat misalnya, pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik menuai amarah dan perlawan
dari kalangan kelas pekerja. Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada 1806 oleh pekerja cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisasinya ke meja
pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja 19 hingga 20 jam sehari. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi
agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
            Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke waktu pendukungnya semakin banyak. Demonstrasi menjalar ke berbagai kota, seperti Chicago, New York, Detroit, Louisville, dan Baltimore. Demonstrasi ini mempersatukan buruh berkulit
putih dan hitam. Sampai pada 1 Mei 1886, demonstrasi yang menjalar dari Maine ke Texas dan dari New Jersey ke Alabama diikuti oleh setengah juta buruh di negeri tersebut.
            Perkembangan ini memancing reaksi dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan setempat saat itu. Melalui Chicago’s Commercial Club, dikeluarkan dana sekitar US$2.000 untuk membeli peralatan senjata mesin guna menghadapi demonstrasi.
Demonstrasi damai menuntut pengurangan jam kerja itu pun berakhir dengan korban dan kerusuhan. Sekitar 180 polisi menghadang demonstrasi dan memerintahkan agar demonstran
membubarkan diri.
            Sebuah bom meledak di dekat barisan polisi. Polisi pun membabibuta menembaki buruh yang berdemonstrasi. Akibatnya korban pun jatuh dari pihak buruh pada 3 Mei 1886, empat orang buruh tewas dan puluhan lainnya terluka. Dengan tuduhan terlibat dalam pengeboman, delapan orang aktivis buruh ditangkap dan dipenjarakan. Akibat dari tindakan ini, polisi menerapkan pelarangan terhadap setiap demonstrasi buruh. Namun, kaum buruh tidak begitu saja menyerah. Pada 1888 mereka kembali melakukan aksi dengan tuntutan yang sama. Selain itu, mereka juga memutuskan untuk kembali melakukan demonstrasi pada 1 Mei 1890.
            Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894), demonstrasi yang menuntut pengurangan jam kerja tersebut sebenarnya diinspirasikan oleh demonstrasi serupa yang terjadi sebelumnya di Australia pada tahun 1856. Tuntutan pengurangan jam kerja juga singgah di Eropa. Saat itu, gerakan buruh di Eropa tengah menguat. Tentu saja, fenomena ini semakin mengentalkan kesatuan dalam gerakan buruh sedunia dalam satu perjuangan.
            Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889. Kongres yang dihadiri ratusan delegasi dari berbagai negeri dan memutuskan delapan jam kerja per hari menjadi tuntutan utama kaum buruh seluruh dunia. Selain itu, kongres juga menyambut usulan delegasi buruh dari Amerika Serikat yang menyerukan pemogokan umum 1 Mei 1890 guna menuntut pengurangan jam kerja dengan menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.
            Delapan jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935. Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan1pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam kerja per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.

No
Paragraph
Peristiwa
1
Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati setiap 1 Mei. Di beberapa negara, Hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh. Hari Buruh ini lahir dari rentetan perjuangan kelas pekerja. Pada 1886, terjadi demonstrasi kaum buruh Amerika Serikat yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja. Federation of Organized Trades and Labor Unions akhirnya menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh yang diperingati oleh kaum buruh seluruh dunia. Penetapan ini dilakukan untuk memperingati momen tuntutan delapan jam kerja sehari dan juga memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut.

Peristiwa yang diidentifikasi pada tahap orientasi
ini adalah Hari Buruh.

Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah kaum
buruh.

Peristiwa yang dimaksud terjadi pada setiap Mei.

Peristiwa tersebut terjadi di beberapa negara

Peristiwa ini terjadi
Karena , terjadi demonstrasi kaum buruh Amerika Serikat yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja.

Peristiwa ini berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh

2
Tuntutan kaum buruh ini bermula sejak era industri di awal abad ke-19. Perkembangan kapitalisme industri menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara kapitalis Barat. Di Amerika Serikat misalnya, pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik menuai amarah dan perlawan dari kalangan kelas pekerja. Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada 1806 oleh pekerja cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisasinya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja 19 hingga 20 jam sehari. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.

Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah kaum buruh pekerja cordwainers.
Peristiwa ini terjadi karena  pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik menuai amarah dan perlawan dari kalangan kelas pekerja.

Peristiwa ini terjadi pada 1806


3
Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke waktu pendukungnya semakin banyak. Demonstrasi menjalar ke berbagai kota, seperti Chicago, New York, Detroit, Louisville, dan Baltimore. Demonstrasi ini mempersatukan buruh berkulit
putih dan hitam. Sampai pada 1 Mei 1886, demonstrasi yang menjalar dari Maine ke Texas dan dari New Jersey ke Alabama diikuti oleh setengah juta buruh di negeri tersebut.

Peristiwa ini terjadi sejak April 1886.
Peristiwa tersebut terjadi  Chicago, New York, Detroit, Louisville, dan Baltimore.
Pelaku dari peristiwa tersebut adalah Kaum buruh.
4.
Perkembangan ini memancing reaksi dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan setempat saat itu. Melalui Chicago’s Commercial Club, dikeluarkan dana sekitar US$2.000 untuk membeli peralatan senjata mesin guna menghadapi demonstrasi.
Demonstrasi damai menuntut pengurangan jam kerja itu pun berakhir dengan korban dan kerusuhan. Sekitar 180 polisi menghadang demonstrasi dan memerintahkan agar demonstran
membubarkan diri.

Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah Chicago’s Commercial Club dan polisi

Peristiwa yang dimaksud terjadi pada 3 Mei 1886

Peristiwa tersebut terjadi di Amerika

Peristiwa ini terjadi
Karena  menuntut pengurangan jam kerja itu pun berakhir dengan korban dan kerusuhan

Peristiwa ini berawal reaksi dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan setempat

5.
Sebuah bom meledak di dekat barisan polisi. Polisi pun membabibuta menembaki buruh yang berdemonstrasi. Akibatnya korban pun jatuh dari pihak buruh pada 3 Mei 1886, empat orang buruh tewas dan puluhan lainnya terluka. Dengan tuduhan terlibat dalam pengeboman, delapan orang aktivis buruh ditangkap dan dipenjarakan. Akibat dari tindakan ini, polisi menerapkan pelarangan terhadap setiap demonstrasi buruh. Namun, kaum buruh tidak begitu saja menyerah. Pada 1888 mereka kembali melakukan aksi dengan tuntutan yang sama. Selain itu, mereka juga memutuskan untuk kembali melakukan demonstrasi pada 1
Mei 1890.

Peristiwa tersebut terjadi pada 3 Mei 1886
Pelaku dalam peristiwa tersebut Polisi dan buruh.
6.
Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894), demonstrasi yang menuntut pengurangan jam kerja tersebut sebenarnya diinspirasikan oleh demonstrasi serupa yang terjadi sebelumnya di Australia pada tahun 1856. Tuntutan pengurangan jam kerja juga singgah di Eropa. Saat itu, gerakan buruh di Eropa tengah menguat. Tentu saja, fenomena ini semakin mengentalkan kesatuan dalam gerakan buruh sedunia dalam satu perjuangan.
Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah demonstran Buruh

Peristiwa yang dimaksud terjadi pada  tahun 1894

Peristiwa tersebut terjadi di Amerika Serikat

Peristiwa ini terjadi
Karena  menuntut pengurangan jam kerja

Peristiwa ini berawal  gerakan buruh di Eropa tengah menguat. Tentu saja, fenomena ini semakin mengentalkan kesatuan dalam gerakan buruh sedunia dalam satu perjuangan

7.
Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889. Kongres yang dihadiri ratusan delegasi dari berbagai negeri dan memutuskan delapan jam kerja per hari menjadi tuntutan utama kaum buruh seluruh dunia. Selain itu, kongres juga menyambut usulan delegasi buruh dari Amerika Serikat yang menyerukan pemogokan umum 1 Mei 1890 guna menuntut pengurangan jam kerja dengan menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.

Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1889
Pelaku dalam peristiwa tersebut Kaum buruh

8.
Delapan jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935. Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan1pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam kerja per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.

Peristiwa yang diidentifikasi pada tahap orientasi
ini adalah standar perburuhan internasional

Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah  ILO

Peristiwa yang dimaksud terjadi pada tahun 1935

Peristiwa tersebut terjadi di Belahan Dunia

Peristiwa ini terjadi
agar kaum buruh sedunia untuk mendapatkan
pekerjaan yang layak

Peristiwa ini berawal  Penetapan 8 jam kerja per hari untuk Buruh